Serba Serbi Mata Sebagai Indera Penglihatan
Serba-serbi-Mata-Sebagai-Indera-Penglihatan.jpg

Sebagai salah satu dari indera manusia, mata merupakan indera yang paling banyak menerima data dan memberikan informasi penting ke otak kita. Bahkan dapat dikatakan dalam keadaan tidak terpejam, mata memberikan hingga 75% data dibandingkan indera yang lain.

Beberapa informasi di bawah ini mungkin dapat menambah wawasan anda dan memperlihatkan betapa unik dan luar biasanya kemampuan mata bagi mahluk hidup:

  1. Mahluk hidup memiliki bentuk dan kemampuan mata yang berlainan, disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Bahkan bukti arkeologi memperlihatkan perubahan bentuk mata pada jenis mahluk hidup yang sama, karena terjadinya perubahan lingkungan dll. Contohnya adalah flatfish / ikan sebelah yang mengalami perubahan letak dan anatomi mata untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan hidupnya di dasar laut yang gelap.
  2. Mata manusia merupakan mata jenis binokular, di mana kedua mata saling berkoordinasi dan dapat menangkap obyek yang sama. Kelebihan mata binokular adalah berbentuk tiga dimensi dan dapat memperlihatkan perbedaan kedalaman dan jarak. Luas lapangan pandang manusia maksimal 200o. Keunikan mata manusia adalah lensa yang dapat berubah ketebalannya, pupil yang dapat diatur secara spontan oleh iris (bagian mata yang berwarna) untuk mengatur jumlah cahaya yang masuk ke dalam mata seperti pada pengaturan lensa kamera. Semuanya itu terjadi sebagai usaha mata untuk memberikan informasi gambaran obyek yang sebaik mungkin kepada otak.
  3. Iris berbeda warna, tergantung pada jumlah pigmen yang dimiliki. Semakin banyak pigmennya, semakin gelap warnanya. Pada orang yang bermata biru tidak berarti berwarna biru, melainkan karena susunan pigmennya lebih tipis dan merefleksikan warna biru. Beberapa orang memiliki keunikan pada irisnya karena kelainan pigmentasi tersebut, seperti pada orang yang mata kiri dan kanannya memiliki sebaran pigmen yang berbeda dan terlihan berbeda warna. Ada pula yang irisnya terlihat seperti mata kucing.
  4. Pada mahluk hidup kecil seperti mikroorganisme, matanya sangat sederhana dan hanya memiliki kemampuan untuk membedakan terang dan gelap yang akan menentukan irama sirkadian (irama biologis).
  5. Berbeda dengan manusia yang memiliki mata binokular, sebagian binatang memiliki mata monokuler seperti kelinci dan kuda. Kedua matanya terletak pada masing-masing sisi wajahnya dan bekerja sendiri-sendiri tanpa koordinasi. Kelebihan mata monokuler seperti ini adalah lapangan pandang menjadi lebih luas untuk mengetahui kondisi sekitar, misalnya kelinci yang harus mempertahankan diri terhadap pemangsanya.
  6. Kepiting dan beberapa jenis serangga adalah contoh binatang yang memiliki mata unik dengan luas lapangan pandang 360o.
  7. Elang yang terkenal memiliki mata sangat tajam ternyata berkat kemampuan lensa multipelnya yang dapat memperbesar ukuran obyek hinga 50%. Ini yang menyebabkan elang dapt melihat obyek yang jauh dengan jelas.
  8. Ilmuwan mempelajari proses evolusi mata mahluk hidup dengan ditemukannya fosil dari masa lampau. Kekurangan data yang tersedia dibandingkan bidang lain adalah karena jaringan mata yang tidak dapat bertahan lama. Namun beberapa peristiwa alam berjasa melindungi beberapa fosil mahluk hidup yang masih memiliki jaringan mata untuk dapat diamati. Salah satunya adalah fosil ikan rhinogoblus yang berumur kurang lebih 300 juta tahun. Pada tahun 2014 para ilmuwan membuktikan bahwa ikan yang hidup di area Kansas saat ini telah memiliki kemampuan membedakan warna dan memberikan gambaran bahwa ikan ini hidup di siang hari.
  9. Beberapa kelainan mata masih belum diketahui jelas penyebabnya seperti haemolakria, kelainan mata yang menyebabkan berkumpulnya pembuluh darah pada area mata menyebabkan penderitanya terkadang menangis dan mengeluarkan air mata merah yang benar-benar adalah darah.
  10. Para peneliti terus mencari berbagai cara untuk mengatasi berbagai gangguan mata pada manusia yang sebagian dapat membahayakan dan dapat menimbulkan kebutaan. Beberapa penyakit mata yang sudah umum kita dengar adalah miopia (mata minus), glaukoma, dan katarak. Walaupun sudah sangat umum, permasalah tersebut masih membutuhkan berbagai penelitian dan pengembangan. Usaha terbaik dari kita adalah dengan berusaha mempertahankan fungsi mata seperti mencegah aktivitas mata berlebihan, melindungi mata dari paparan sinar matahari dan sinar lainnya yang merugikan, serta memberikan nutrisi mata yang sesuai seperti vitamin C, lutein, zeaxanthin, lutein dan billberry.
Vitamin Mata Eyevit mengandung bilberry, lutein, dan zeaxanthin untuk menjaga kesehatan mata dan mengobati mata minus
Copyright 2019 @ Eyevit
Disclaimer