7 Jenis Vitamin Mata Yang Baik Sejak Dini
7-Jenis-VITAMIN-MATA-Yang-Sebaiknya-Rutin-Dikonsumsi-Sejak-Dini-Vitamin-Mata-EYEVIT.jpg

Faktanya, 75% orang mengalami penurunan daya lihat menjelang usia 50 tahun, dan hal ini tak bisa dihindari. Seiring bertambahnya usia, mata memang jadi lebih rentan mengalami kerusakan akibat gaya hidup tak sehat dan sistem imun yang overaktif - menyebabkan tubuh dibanjiri sel pertahanan dan hormon yang merusak bagian mata.

Untungnya, asupan nutrisi yang tepat dapat menunda terjadinya hal tersebut. Contohnya, wortel dan sayuran daun hijau yang dianggap merupakan makanan terbaik untuk mata karena mengandung antioksidan dan vitamin mata seperti vitamin C, E, A, zinc, serta karotenoid seperti lutein dan zeaxanthin.

Begitu pula sebaliknya, hasil studi klinis yang disponsori National Eye Institute menyatakan nutrisi buruk merupakan faktor utama degenerasi makula dan katarak. Lantas sekarang, kira-kira nutrisi atau vitamin mata apa saja yang penting dan perlu kita konsumsi sejak dini? Berikut detilnya:

1. Lutein dan Zeaxanthin

Walau terdapat lebih dari 600 jenis karotenoid di alam, namun hanya 20 saja yang memengaruhi mata. Dua di antaranya adalah lutein dan zeaxanthin. Vitamin mata yang disimpan tubuh dalam makula ini berguna untuk membentuk lapisan pelindung mata yang dapat memfilter radiasi berbahaya sinar biru. Lutein sendiri tak hanya baik untuk mata tapi juga kulit.

Riset menunjukkan konsumsi 10mg Lutein dan 2mg Zeaxanthin setiap hari dapat memperbaiki performa mata. Sayangnya, tubuh tak bisa memproduksi lutein dan zeaxanthin sendiri sehingga kita harus memperolehnya dari makanan atau suplemen. Sumber makanan yang kaya lutein antara lain sayuran berdaun hijau, kuning telur, buah jeruk-jerukan, dan sayuran berwarna orange. Begitu dikonsumsi, nutrisi ini akan didistribusikan ke seluruh tubuh, terutama mata bagian makula dan lensa. Menurut hasil riset Universitas Harvard, konsumsi 6mg lutein setiap hari dapat menurunkan risiko degenerasi makula sebanyak 43%. Dan sama seperti lutein, zeaxanthin juga membantu melindungi jaringan mata, lensa, dan makula. Ini berarti mata tak hanya terhindar dari sensitivitas cahaya namun juga katarak.

2. Omega-3s

Asam omega-3 (DHA) terbukti baik untuk mata khususnya bagian retina. Selain itu, omega-3s juga dapat menstabilkan kadar gula darah sehingga kerusakan mata akibat diabetes dapat dicegah.

3. Zinc

Setiap harinya, pria membutuhkan 11mg zinc, sementara wanita 8mg (11mg saat hamil dan 12 mg ketika menyusui). Faktanya, kerusakan daya lihat seringkali dikaitkan dengan defisiensi zinc. Hal ini tak mengherankan mengingat zinc merupakan mineral penting yang membantu produksi melanin, pigmen pelindung mata. Manfaat zinc lainnya bagi jaringan mata adalah menopang pertumbuhan sel, kesehatan sirkulasi, menyeimbangkan hormon (mencegah reaksi autoimun), serta mengontrol sitokin. Dan karena tubuh tak bisa menghasilkan zinc sendiri, maka kita perlu rutin mengonsumsi makanan seperti ikan, daging (dari ternak pemakan rumput), dan kacang-kacangan.

4. Beta-karoten (Vitamin A)

Ketika masuk dalam tubuh, beta-karoten diubah menjadi vitamin A, yang penting untuk kesehatan mata dan daya lihat. Menurut laporan dari Journal of the American Medical Association of Opthamaology, kita perlu asupan vitamin A rutin untuk mencegah xerophthalmia, rabun senja, katarak, serta degenerasi makula.

5. Vitamin C

Antioksidan yang banyak terdapat dalam buah dan sayur ini berfungsi untuk menopang kesehatan pembuluh darah okular. Di samping membantu menangkal radikal bebas, vitamin C juga membantu tubuh dalam menyerap nutrisi dan mineral. Dalam sebuah studi jangka panjang yang melibatkan 3000 orang, risiko katarak didapati 60% lebih rendah pada partisipan yang rutin mengonsumsi multivitamin C dan E. Dosis vitamin C yang disarankan untuk pria adalah 90mg, sedangkan 70mg untuk wanita (85mg saat hamil dan 120mg ketika menyusui)

6. Vitamin E

Riset menunjukkan kalau vitamin E dikombinasikan dengan vitamin A dan C, maka antioksidan ini dapat mencegah gangguan mata terkait usia. Kerjasama ketiganya digadang-gadang mampu menjaga sel dan jaringan mata agar tetap kuat sehingga terlindungi dari efek inflamasi. Nah, jika Anda merasa bahwa nutrisi sehari-hari minim deretan vitamin mata di atas, maka cobalah konsumsi eyevit. Tak hanya mengandung lutein, zeaxanthin, beta-karoten, vitamin E, dan zinc saja, namun eyevit juga diperkaya bilberry yang antioksidannya 20 kali lebih banyak dari vitamin C dan 50 kali lebih besar dari vitamin E.

Untuk keterangan lebih lanjut, klik:

http://eyevit.co.id/tentang_eyevit   

https://draxe.com/eye-vitamins/

http://www.hihealth.com/blog/best-nutrients-for-your-eyes/

Vitamin Mata Eyevit mengandung bilberry, lutein, dan zeaxanthin untuk menjaga kesehatan mata dan mengobati mata minus
Copyright 2019 @ Eyevit
Disclaimer