Inilah Alasan Kenapa Main Gadget Sebelum Tidur Berbahaya Untuk Mata
inilah_alasan_kenapa_main_gadget_sebelum_tidur_berbahaya_untuk_mata.jpg

Tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan zaman yang berbanding lurus dengan perkembangan teknologi semakin membuat masyarakat mau tidak mau harus mengikutinya. Berbagai industri dan pekerjaan saat ini mengharuskan manusianya melek teknologi. Salah satunya adalah kebiasaan kerja ‘bekerja dengan layar’.

Jam kerja yang telah ditentukan perusahaan pun nampaknya masih kurang untuk beberapa orang. Hal tersebut dibuktikan dengan masih bekerjanya panca indera, khususnya mata, pada malam hari untuk menatap layar laptop atau smartphone, bahkan pada jam tidur sekalipun. Hal ini tentu tidak tanpa resiko. Cahaya buatan yang keluar dari layar gadget, bila dibiarkan terlalu lama atau dijadikan kebiasaan, akan merusak syaraf mata.

Layar gadget seperti laptop, komputer, smartphone atau televisi mengeluarkan cahaya buatan atau yang biasa disebut dengan sinar biru, yang dapat menimbulkan efek radiasi pada mata. Sinyal cahaya/sinar biru yang diberikan ke mata akan mempengaruhi temperatur tubuh dan fungsi tubuh lainnya. Lebih buruknya lagi, radiasi sinar biru akan meningkatkan produksi hormon melatonin manusia, yang pada akhirnya akan membuat manusia sulit tidur. Paparan sinar ini akan merangsang retina mata dan hipotalamus di otak yang akan mengontrol jam aktif tubuh manusia untuk tidur atau beraktivitas.

Beberapa penelitian telah mengidentifikasikan bahaya sinar biru bagi kesehatan. Penelitian dari Northwestern University di Chicago menjelaskan bahwa, paparan cahaya buatan dapat meningkatkan peningkatan berat badan. Bahkan resiko tersebut bisa meningkat hanya karena kita mengisi daya smartphone di samping tempat tidur.

Paparan sinar biru yang merupakan radiasi dari ponsel selama tiga jam akan meningkatkan produksi melatonin dan menekan hormon ghrelin. Produksi melatonin berlebih akan meningkatkan produksi leptin yang meningkatkan keinginan makan di malam hari.

Selain resiko peningkatan berat badan, penelitian lainnya menerangkan bahwa bahaya sinar biru juga dapat menyebabkan resiko kanker payudara, diabetes tipe 2, rasa sedih berkepanjangan serta rasa kantuk di siang hari.

Berbagai dampak negatif sinar biru ini tentu dapat dicegah dan diatasi. Anda bisa melakukan tindakan preventif seperti menghentikan kebiasaan memainkan gadget sebelum tidur, makan makanan sehat, dan mengonsumsi suplemen mata. Efek sinar biru memang umumnya merupakan efek jangka panjang, namun tidak ada salahnya jika Anda mencegahnya. Karena mencegah, lebih baik daripada mengobati.

 

Copyright 2017 @ Eyevit
Disclaimer