Ketahui 13 Dampak Buruk Smartphone Pada Anak Berikut Ini
Ketahui_13_Dampak_Buruk_Smartphone_Pada_Anak_Berikut_Ini!.jpg

Pergantian era menjadi era digital agaknya sedikit banyak mempengaruhi pola bermain anak. Jika dahulu anak-anak lebih banyak menghabiskan waktu bermain di luar rumah dan bermain bersama teman-teman, saat ini justru kegiatan tersebut sudah mulai ditinggalkan. Anak-anak lebih memilih berada di dalam rumah, dengan gadget ditangannya. Orang tua pun seringkali menjadikan gadget sebagai ‘mainan’ bagi sang anak bahkan tak jarang sebagai hadiah ulang tahun. Dan gadget yang paling sering digunakan oleh anak saat ini adalah smartphone.

Anda pasti sudah banyak mengetahui dampak negatif penggunaan smartphone berlebihan pada anak. Agar Anda dapat lebih mengetahuinya secara lebih lengkap, simak ulasan berikut ini.

1. Susah Tidur

Hal pertama yang paling sering dirasakan anak akibat terlalu sering bermain gadget adalah susah tidur. Sebagian besar gadget mengeluarkan radiasi sinar yang disebut dengan sinar biru. Sinar biru ini dapat menyebabkan menurunnya hormon tidur alami yang dimiliki manusia. Karenanya, ada baiknya Anda membiasakan anak untuk tidak bermain gadget 1-3 jam sebelum anak tidur. Anda bisa mengisi waktu dengan membacakan cerita atau aktivitas lainnya.

2. Kurang Gerak

Masa kecil seharusnya diisi dengan bermain bersama teman, terus bergerak, berlari-larian, melompat, menari dan berbagai aktivitas fisik lainnya. Namun agaknya saat ini kegiatan tersebut sudah banyak dilupakan. Anak-anak yang biasa bermain gadget tentu akan lebih banyak menghabiskan waktunya berdiam diri dirumah, dan menatap layar smartphone. Bila terlalu sering dilakukan, maka akan berakibat buruk pada fisik anak, bahkan dapat menyebabkan obesitas.

3. Gangguan Pada Mata

Dampak negatif yang kemungkinan besar akan dirasakan anak akibat penggunaan gadget yang berlebih selanjutnya adalah mengalami gangguan pada mata. Beberapa gangguan mata yang mungkin menyerang adalah mata lelah, mata buram, mata kering, hingga mata minus. Orang tua disarankan untuk mengajarkan anak untuk menjaga jarak pandang antara mata dan juga layar, selain itu atur tingkat terang dan gelapnya, jangan terlalu terang, dan suruh anak untuk beristirahat setiap 10 – 20 menit sekali.

4. Badan Terasa Nyeri/Sakit

Dampak buruk lainnya adalah rasa nyeri/sakit di beberapa bagian tubuh, seperti bahu, punggung, leher, tangan dan jari-jari. Ajarkan anak untuk mengistirahatkan badan sejenak dan ajarkan mereka untuk mengatur posisi duduk yang benar. Posisi duduk yang salah, apabila dilakukan secara terus-menerus, dapat mengakibatkan kelainan pada tulang. Usahakan posisi smartphone tidak lebih tinggi dari mata.

5. Memendeknya Konsentrasi

Terlalu lama dalam menggunakan gadget ternyata dapat membuat seseorang sulit untuk berkonsentrasi dalam jangka waktu lama pada sesuatu. Oleh karena itu, orang tua diasarankan untuk berlatih berbagai hal untuk bisa membuat anak menjadi tenang tanpa harus memanfaatkan gadget.

6. Kurangnya Kemampuan Bersosialisasi

Pada dasarnya bermain gadget tetap bisa membuat anak bersosialisasi melalui berbagai aplikasi yang ada di smartphone. Namun tetap saja, anak membutuhkan kegiatan sosialisasi secara langsung agar dapat belajar mengerti emosi orang lain.

7. Rasa Cemas Berlebihan

Salah satu kegiatan yang sering dilakukan anak dengan smartphone adalah bermain sosial media. Saat ini segalanya dapat terjadi di sosial media. Anak-anak dapat melihat apapun disana, seperti tokoh idolanya. Di usia yang masih belia, tingkat penasaran anak masih tinggi, dan keinginan untuk menjadi seperti tokoh idola juga sangat tinggi. Jika terlalu berlebihan, hal ini dapat berubah menjadi sikap kecemasan apabila ia tidak bisa bergaya seperti tokoh idolanya tersebut. Karenanya, sangat diperlukan pengawasan orang tua dalam penggunaan sosial media pada anak.

8. Gangguan Mental

Rasanya seperti tidak mungkin anak-anak yang masih berusia sangat dini bisa mengalami gangguan kejiwaan. Tapi, sejumlah studi menyimpulkan bahwa penggunaan teknologi yang berlebihan dapat berpotensi menjadi penyebab tingkat depresi pada anak, kurang konsentrasi, kecemasan, autisme, bipolar, serta perilaku bermasalah lainnya.

9. Perilaku Agresif

Tidak dapat dipungkiri bahwa konten yang disajikan di internet terkadang bersifat sangat vulgar dan parahnya, anak-anak dapat mengaksesnya secara bebas. Ditambah lagi hobi anak bermain game online di gadget yang berisikan adegan-adegan kekerasan. Hal ini dapat mengakibatkan anak meniru dan menjadi agresif. Bahkan di Amerika Serikat, bentuk kekerasan yang disuguhkan di video game merupakan sebuah resiko gangguan kesehatan.

10. Membuat Mudah Lupa

Menurunnya daya konsentrasi lambat laun akan membuat turunnya daya ingat pada anak. Hal ini dikarenakan teknologi media saat ini memproses informasi dengan sangat cepat, sehingga memaksa anak mencernanya juga dengan sangat cepat. Apabila anak-anak tidak bisa berkonsentrasi, maka tentu efek sampingnya mereka akan mengalami berbagai kesulitan dalam belajar.

11. Jadi Kecanduan

Kebiasaan orang tua yang memberikan gadget pada anak ketika mereka sedang sibuk justru dapat membuat anak menjadi diacuhkan dan malah menjadi kecanduan dengan gadget. Mereka akan merasa asyik sendiri dengan gadget atau smartphone yang diberikan orang tua, bahkan mengacuhkan lingkungan sekitarnya.

12. Terkena Radiasi

Seperti yang dijelaskan di poin sebelumnya bahwa layar smartphone mengeluarkan sinar yang memiliki radiasi yang berbahaya bagi kesehatan. Anak-anak yang sering bermain dengan gadget dapat berisiko terpapar oleh radiasi tersebut.

13. Pendidikan yang Tidak Berkelanjutan

Gadget atau smartphone memang bisa membantu anak mencari berbagai informasi, salah satunya mencari informasi pendidikan atau ilmu pengetahuan. Namun, segala informasi yang diserap anak melalui smartphone sifatnya sementara atau tidak berkelanjutan, sehingga perlu dibatasi.

Sebagai orang tua, sudah sepantasnya Anda mengawasi dan melindungi kesehatan, khususnya kesehatan mata anak dari berbagai gangguan, karena mata begitu berharga. Terlalu lama di depan smartphone tentu akan merusak mata anak Anda. Maka dari itu, Anda harus siap sedia Eyevit di rumah, vitamin mata yang akan membantu Anda untuk merawat dan menjaga mata Anda dan mata Anda selalu.

Vitamin Mata Eyevit mengandung bilberry, lutein, dan zeaxanthin untuk menjaga kesehatan mata dan mengobati mata minus
Copyright 2017 @ Eyevit
Disclaimer