Fakta Pengguna Gadget di Indonesia dan Dampaknya Pada Mata
Fakta_Pengguna_Gadget_di_Indonesia_dan_Dampaknya_Pada_Mata.jpg

Di tengah berkembangnya era teknologi saat ini, beragam jenis gadget dengan macam-macam kualitas marak dan mudah dijumpai. Keberadaan gawai dengan teknologi canggih ini biasanya akrab digunakan sebagai pendukung aktifitas manusia. Namun masih banyak yang salah kaprah dengan keberadaannya. Banyak gawai yang diciptakan pada akhirnya menimbulkan efek ketergantungan, apalagi bila gawai tersebut sampai pada tangan anak-anak yang belum tepat usianya. Akan banyak hal buruk yang menimpa kesehatan baik secara fisik maupun psikis.

Faktanya, Indonesia sendiri menjadi pengguna tertinggi gawai smartphone dengan perolehan nilai mencapai 96% menurut data yang diperoleh dari consumen survey. Dari data ini, banyak masyarakat Indonesia yang memanfaatkan smartphone sebagai media untuk mencari sumber informasi seperti berita atau informasi lain. Selain itu sebanyak 10% masyarakat menggunakan laptop untuk menunjang aktivitas pencarian informasi, dan 6% menggunakan tablet. Gawai-gawai ini memang yang sangat umum dimanfaatkan oleh seseorang untuk mempermudah aktifitas mereka, namun sadarkah apa dampaknya pada kesehatan mata?

Mata Minus

Dampak ini merupakan dampak yang sesungguhnya paling jelas diketahui, namun sepertinya belum cukup dipahami dan disadari. Bagi Anda yang awalnya memiliki kondisi mata normal, bila terlalu sering terpapar radiasi dari laptop atau tablet, maka tidak mungkin terhindar dari dampak rabun jauh atau mata minus.

CVS (Computer Vision Syndrome)

Jika terlalu sering bermain gadget atau gawai berteknologi, akan menyebabkan radiasi pada tubuh. Bermain gadget terlalu lama juga akan menyebabkan mata menjadi lelah, perih dan kemerahan. Bahkan, tak jarang juga dapat menimbulkan pusing dan pegal di sekitar pundak dan tengkuk. Apabila merasakan hal-hal ini, kemungkinan besar menderita Computer Vision Syndrome (CVS). CVS adalah sekumpulan gejaladari gangguan kesehatan pada pengelihatan seseorang yang diakibatkan oleh penggunaan telepon seluler selama dua jam secara terus menerus.

Pernah mendengar istilah mata dapat merawat dirinya sendiri? Istilah ini sesungguhnya benar, mata secara normal dapat membersihkan dirinya sendiri dan memiliki zat-zat alami yang mampu menjaga kondisinya sendiri pula. Namun, apabila ritme penggunaan mata sudah terlalu berlebihan atau sampai diluar batas, mata juga akan mengalami beberapa gangguan kesehatan. Untuk itu, mengkonsumsi suplemen mata sebagai penunjang kesehatan mata sangatlah disarankan. Eyevit, suplemen mata yang hadir dengan kandungan alami Pure Bilberry, Lutein, dan Zeanxanthin sebagai zat yang mampu melindungi mata dari radiasi sinar biru yang dipancarkan oleh gadget. Mengonsumsi Eyevit secara rutin dapat membantu Anda dalam menjaga mata sehat Anda.

Copyright 2017 @ Eyevit
Disclaimer